Tinggalkan pesan
Kami akan segera menghubungi Anda kembali!
Pesan Anda harus antara 20-3.000 karakter!
Silakan periksa email Anda!
Lebih banyak informasi memfasilitasi komunikasi yang lebih baik.
Berhasil dikirim!
Kami akan segera menghubungi Anda kembali!
Tinggalkan pesan
Kami akan segera menghubungi Anda kembali!
Pesan Anda harus antara 20-3.000 karakter!
Silakan periksa email Anda!
| Tempat asal: | Jiangsu, Tiongkok |
|---|---|
| Nama merek: | Wanshida |
| Sertifikasi: | ISO9001,CE |
| Nomor model: | Q43-630 |
| Kuantitas min Order: | 1SET |
| Harga: | Bisa dinegosiasikan |
| Kemasan rincian: | Layak Laut |
| Waktu pengiriman: | 30 hari |
| Syarat-syarat pembayaran: | L/C, T/T |
| Menyediakan kemampuan: | 30 set per bulan |
| Model: | Q43-630 | Pasukan geser terbesar: | 630kn |
|---|---|---|---|
| Panjang pisau geser: | 600mm | Frekuensi per menit: | 8-12 kali |
| Pembukaan blade terbesar: | 280(mm) | Bahan: | Baja berkekuatan tinggi |
| Operasi: | Pemberian makan manual, operasi semi-otomatis manual atau PLC | Tekanan sistem hidrolik: | 21Mpa |
Mesin Gunting Buaya Pemotong Logam 630KN Dengan Pisau 600mm Untuk Skrap Baja Aluminium Dan Tembaga
Gunting Buaya Skrap Logam Q43-630 adalah mesin pemotong hidrolik ringkas yang dirancang untuk pemrosesan efisien bahan skrap ringan seperti batang baja, baja datar, profil aluminium, dan batang tembaga.
Dengan gaya potong 630 kN dan panjang pisau 600 mm, model ini memberikan kinerja yang stabil dan andal untuk operasi daur ulang skala kecil hingga menengah. Ini adalah solusi ideal untuk tempat pembuangan skrap, pusat pengumpulan logam, dan bengkel yang membutuhkan kapasitas pemotongan yang hemat biaya dan berkelanjutan.
Berkat strukturnya yang sederhana dan konsumsi daya yang rendah, Q43-630 memastikan pengoperasian yang mudah, perawatan yang berkurang, dan daya tahan jangka panjang.
Gaya potong stabil 630 kN cocok untuk pemrosesan skrap harian
Desain ringkas ideal untuk ruang kerja terbatas
Pisau tahan aus 600 mm memastikan masa pakai yang lama
Sistem hidrolik dengan output tekanan stabil untuk kinerja yang konsisten
Konsumsi energi rendah dengan motor 7,5 kW
Struktur sederhana untuk perawatan dan pengoperasian yang mudah
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Model Produk | Q43-630 |
| Gaya Geser Terbesar | 630 kN |
| Langkah Silinder Potong | 210 mm |
| Frekuensi Pemotongan | 8–12 kali/menit |
| Panjang Pisau | 600 mm |
| Ukuran Skrap Maks | 30 × 40 mm / Φ35 mm |
| Bukaan Pisau Terbesar | 280 mm |
| Tekanan Sistem Hidrolik | 21 MPa |
| Daya Motor | 7,5 kW |
Q43-630 banyak digunakan untuk memotong logam skrap ringan termasuk batang baja, profil aluminium, batang tembaga, dan bahan struktural kecil.
Ini cocok untuk stasiun daur ulang skrap, pabrik pengolahan logam kecil, dan operasi pra-pemrosesan sebelum dibal atau dilebur. Mesin ini membantu meningkatkan efisiensi penanganan dan mengurangi biaya transportasi.
Mesin beroperasi melalui sistem hidrolik yang menggerakkan pisau bergerak untuk memotong terhadap pisau tetap. Bahan skrap dimasukkan secara manual ke area pemotongan, dan silinder hidrolik menyelesaikan siklus pemotongan dengan output gaya yang stabil.
Dengan frekuensi pemotongan 8–12 kali per menit, Q43-630 memastikan operasi yang andal dan berkelanjutan untuk penggunaan sehari-hari.
T: Jenis bahan apa yang dapat dipotong oleh mesin ini
A: Cocok untuk batang baja, baja datar, profil aluminium, batang tembaga, dan bahan skrap ringan lainnya
T: Apa perbedaan antara Q43-630 dan model yang lebih besar
A: Q43-630 lebih ringkas dan hemat energi, cocok untuk operasi yang lebih kecil, sementara model yang lebih besar memberikan gaya potong yang lebih tinggi untuk bahan yang lebih tebal
T: Apakah mesin ini cocok untuk skrap berat
A: Tidak, mesin ini terutama dirancang untuk bahan ringan. Untuk skrap berat, model tonase yang lebih tinggi direkomendasikan
T: Apakah mesin mudah dipasang
A: Ya, hanya membutuhkan fondasi sederhana dan mudah dipasang
T: Bagaimana dengan perawatan dan suku cadang
A: Strukturnya sederhana, dan suku cadang mudah diganti, yang mengurangi biaya perawatan dan waktu henti